.
Subscribe: Posts Comments - Twitter
  • Home
  • Document
  • Health
  • Mistery
  • Musician Biographies
  • Organization
  • Sex Education
  • Tutorial Software
  • FORUM


Begadang ataupun melakukan kegiatan lainnya ternyata mengandung resiko yang Lumayan berbahaya.
Terutama bagi Anak Muda di zaman sekarang yang doyannya Jajan Malam.
Berikut adalah kategorinya :

1. Hasrat ngemil makanan berlemak meningkat
Kurang tidur bisa melenyapkan hormon yang mengatur nafsu makan. Akibatnya, keinginan menyantap makanan berlemak dan tinggi karbohidrat akan meningkat, sehingga menyebabkan Anda menginginkan asupan kalori tinggi. Jika selama 2 malam tidur Anda tidak berkulitas bisa memicu rasa lapar berlebihan. Kondisi ini terjadi karena merangsang hormon ghrelin penambah nafsu makan, dan mengurango hormon leptin sebagai penekan nafsu makan.

2 . Antibodi menjadi lemah 
Mereka yang tidur kurang dari 7 jam per malam bisa 3 kali lebih rentan mengalami rasa dingin. Penelitian lain menemukan, pada pria yang kurang tidur akan mengalami kegagalan untuk menjaga respon imun atau kekebalan tubuh secara normal setelah menerima suntikan flu. Mereka yang kurang tidur, antibodi yang bekerja setelah dilakukan vaksinasi hanya bisa bertahan paling lama 10 hari. Kondisi tersebut sangat berbahaya. Perbaiki kualitas tidur, maka kekebalan tubuh Anda akan meningkat.

3. Rentan terserang diabetes 
Gula adalah bahan bakar setiap sel dalam tubuh Anda. Jika proses pengolahannya terganggu bisa menyebabkan efek buruk. Dalam penelitian yang dilakukan Universitas Chicago, AS, yang meneliti sejumlah orang selama 6 hari, mendapatkan kondisi ini bisa mengembangkan resistansi terhadap insulin, yakni hormon yang membantu mengangkut glukosa dari aliran darah ke dalam sel. Hal ini menyebabkan terjadinya proses metabolisme gula yang tidak semestinya. Akibatnya bisa menyebabkan timbulnya diabetes.

4. Stres meningkat 
Studi yang dilakukan Universitas Chicago juga menemukan bahwa tidur kurang dari 7 jam bisa meningkatkan produksi kortisol atau hormon stres. Bahkan pada sore dan malam hari dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah dan glukosa darah sehingga bisa memicu terjadinya hipertensi, penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

5. Memicu rasa gelisah 
Rasa gelisah setiap malam pasti akan terus menghantui mereka yang memiliki kualitas tidur buruk. Reaksi tubuh pun bisa menurun. Yang lebih kronis lagi, perasaaan bahagia tidak akan menghampiri hidup mereka yang kurang tidur, karena tidur dan suasana hati diatur oleh zat kimia otak yang sama. Hal ini dapat meningkatkan risiko pengembangan depresi, tapi mungkin hanya bagi mereka yang sudah rentan terhadap penyakit.

6. Tampak lebih tua
Mereka yang kurang tidur biasanya memiliki kulit yang pucat dan wajah lelah. "Lebih buruk lagi, peningkatan kadar kortisol dapat memperlambat produksi kolagen yang memicu terjadinya keriput lebih cepat," kata Jyotsna Sahni, MD, ahli masalah tidur di Canyon Ranch, Tucson.

7. Berbagai rasa sakit bisa timbul
Tidaklah mengherankan, sakit kronis seperti masalah punggung atau arthritis bisa saja terjadi bila Anda melakukan aktivitas tidur yang buruk. Dalam sebuah studi dari John Hopkins Behavioral Sleep Medicine Program, direktur Michael Smith, PhD, membangunkan orang dewasa muda yang sehat selama 20 menit setiap jam selama 8 jam selama 3 hari berturut-turut. Hasilnya, mereka memiliki toleransi sakit yang lebih rendah, dan mudah mengalami nyeri.

8. Risiko kanker lebih tinggi
Sebelumnya mohon maap bila gambarnya ga nyambung, soalnya susah nyari gambar kanker yang ga DP. Olahraga membantu mencegah kanker, tetapi terlalu sedikit memejamkan mata dapat merusak efek pelindungnya. Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health meneliti hampir 6.000 wanita selama sekitar satu dekade dan menemukan bahwa penggemar olahraga yang tidur 7 jam atau lebih sedikit per malam memiliki kesempatan lebih besar 50% mengidap kanker daripada mereka yang rutin melakukan senam dan memiliki kualitas tidur yang baik. Hal ini terjadi karena kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan gangguan metabolisme hormonal dan dikaitkan dengan risiko kanker, dan bisa 'menghapus' manfaat latihan.

Sumber : Kaskus

Tes buta warna adalah salah satu tes yang diwajibkan dalam tes kesehatan. Dan metode tes buta warna yang sering digunakan adalah metode tes Ishihara oleh dr. Shinobu Ishihara. Dokter mata biasanya memiliki buku Ishihara yang terdiri dari 38 gambar (38 plates) untuk diuji pada pasiennya.

Nah, gambar-gambar ini lah yang dimasukkan ke dalam satu software untuk dijadikan sebagai software tes buta warna.Kali ini, software yang saya buat adalah tes buta warna dengan metode Ishihara, tes singkat buta warna (8 gambar yang diambil dari koleksi buku Ishihara), dan tes buta warna dengan bentuk bangun dua dimensi.

Hasil tes dari software ini ada tiga.
Yaitu normal, buta warna parsial dan buta warna total. Ketiga hasil ini bisa diperoleh dari pengujian terhadap 38 gambar metode Ishihara. Gambar nomor satu hingga 25 merupakan soal tebak angka. Seseorang dengan berpenglihatan normal harus menjawab normal dari soal nomor 1 hingga 17 dan soal nomor 22 hingga 25. Kecuali untuk nomor 18 hingga 21 hanya bisa dilihat dengan jelas oleh penderita buta warna. Soal nomor 26 hingga 38 adalah soal dimana seseorang harus melihat susuran garis pada gambar. Orang normal mampu melihat jalur garis pada soal nomor 26 hingga 38 kecuali nomor 27 dan 28 karena kedua gambar ini dapat dilihat jelas oleh penderita buta warna.

Untuk soal nomor 1 dan 38 seharusnya dapat dilihat dengan jelas oleh orang normal dan penderita buta warna parsial kecuali buta warna total. Jadi sebenarnya hanya dengan kedua gambar ini biasanya sudah bisa dibedakan antara penderita buta warna total dengan orang normal + penderita buta warna parsial. Dengan diagnosis dari tiap soal yang telah dijelaskan diatas maka dapat ditarik penilaian dari hasil yang telah dijawab oleh peserta tes. Software ini menyediakan 3 tipe tes. Tes lengkap, tes singkat dan tes dengan soal bentuk bangun dua dimensi.
Silakan dowload softwarenya DISINI
Sumber : DISINI

SISI NEGATIF NUKLIR. Nuklir memiliki sisi positif dan negatif. Ia tak hanya bermanfaat bagi dunia kedokteran dan pertanian, tapi paparan radioaktif yang melebihi ambang batas dapat membahayakan kesehatan manusia. Diantaranya, mual, mutasi genetik, gangguan jantung hingga kemandulan.


JEPANG tak hanya mengalami bahaya gempa dan tsunami dahsyat. Dampak radiasi akibat meledaknya pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima kini mengkhawatirkan. Kontaminasi radioaktif dapat menimbulkan masalah kesehatan manusia. Seperti apa efek radiasi tersebut?
Bahaya baru mengancam Jepang pascagempa bumi disertai tsunami. Itu karena beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Jepang mengalami kerusakan. Ancaman bahaya kontaminasi radioaktif akhirnya muncul ke permukaan.
Radioaktif adalah sejenis zat yang berada di permukaan atau di dalam benda padat, cair atau gas yang kehadirannya berbahaya bagi tubuh manusia. Radioaktif berasal dari radionuklida (radioisotop) sebuah inti tak stabil akibat energi yang berlebihan.
Menurut situs atomicarchive.com, setidaknya ada tujuh efek yang berbahaya bila tubuh manusia terkena bocoran radioaktif dari PLTN. Efek itu bisa berbahaya bagi rambut, organ tubuh seperti otak, jantung, saluran pencernaan, kelenjar gondok, sistem peredaran darah, dan saluran reproduksi.

*Rambut. Efek paparan radioaktif membuat rambut akan menghilang dengan cepat bila terkena radiasi di 200 Rems atau lebih. Rems merupakan satuan dari kekuatan radioaktif.

*Otak. Sel-sel otak tidak akan rusak secara langsung kecuali terkena radiasi berkekuatan 5000 Rems atau lebih. Seperti halnya jantung, radiasi membunuh sel-sel saraf dan pembuluh darah dan dapat menyebabkan kejang dan kematian mendadak.

*Kelenjar Gondok. Kelenjar tiroid sangat rentan terhadap yodium radioaktif. Dalam jumlah tertentu, yodium radioaktif dapat menghancurkan sebagian atau seluruh bagian tiroid.

*Sistim Peredaran Darah. Ketika seseorang terkena radiasi sekitar 100 Rems, jumlah limfosit darah akan berkurang, sehingga korban lebih rentan terhadap infeksi. Gejala awal mirip seperti penyakit flu. Menurut data saat terjadi ledakan Nagasaki dan Hiroshima, menunjukan gejala dapat bertahan selama sepuluh tahun dan mungkin memiliki risiko jangka panjang seperti leukimia dan limfoma.

* Jantung. Jika seseorang terkena radiasi berkekuatan 1000 sampai 5000 Rems akan mengakibatkan kerusakan langsung pada pembuluh darah dan dapat menyebabkan gagal jantung dan kematian mendadak.

*Saluran Pencernaan. Radiasi dengan kekuatan 200 Rems akan menyebabkan kerusakan pada lapisan saluran usus dan dapat menyebabkan mual, muntah dan diare berdarah.

* Saluran Reproduksi. Radiasi  akan merusak saluran reproduksi cukup dengan kekuatan di bawah 200 Rems. Dalam jangka panjang, korban radiasi akan mengalami kemandulan.

Melihat bahayanya dampak dari radiasi radioaktif ini, pemerintah Jepang langsung menetapkan kondisi siaga menyusul potensi kebocoran radioaktif pada lima reaktor nuklir di dua lokasi. Tiga ribu warga yang tinggal di sekitar reaktor nuklir Fukushima Daiichi dengan radius 10 km langsung dievakuasi.

Sebanyak 14.000 warga yang tinggal di bagian timur laut Jepang masih di lokasi Daiichi, turut juga diungsikan setelah mendapat peringatan dari Tokyo Electric Power Co. Jepang memiliki54 reaktor dan 10 di antaranya telah ditutup terkait bencana gempa dan tsunami yang menimpa wilayahnya. Sebanyak 30 persen pasokan listrik di Jepang berasal dari tenaga nuklir.



Sumber : Fajar


Antibiotik mampu membunuh bakteri penyakit. Tapi penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa membuat antibiotik dari obat yang menyembuhkan menjadi obat yang membayakan.

Antibiotik bisa jadi adalah obat yang paling sering diresepkan oleh para dokter, tapi sayangnya banyak yang tidak tepat pemberiannya. Waspadai ancaman penggunaan antibiotik yang tidak tepat.
Prof Iwan Dwiprahasto selaku guru besar farmakologi UGM menuturkan penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa membahayakan kesehatan masyarakat secara global maupun individu. Bentuk penyalahgunaannya cukup beragam mulai dari tidak tepat memilih jenis antibiotik hingga cara dan lamanya pemberian.

"Kebiasaan memberikan antibiotik dengan dosis yang tidak tepat serta waktu pemberian yang terlalu singkat atau terlalu lama akan menimbulkan masalah resistensi yang cukup serius," ujar Prof Iwan dalam acara workshop jurnalis kesehatan di gedung FISIP UI, Depok, Sabtu (26/3/2O11).

Senada dengan Prof Iwan, perwakilan World Health Organization Dr Sharad Adhikary juga menuturkan antibiotik memang obat yang telah menyelamatkan banyak jiwa, tapi tidak bisa menyembuhkan semua macam penyakit. Antibiotik hanya dapat menyembuhkan penyakit akibat infeksi bakteri.

Antibiotik kerap dibeli tanpa resep dan tanpa penjelasan, masyarakat biasanya membeli antibiotik dengan menggunakan resep sebelumnya. Padahal antibiotik harus melalui resep dan berdasarkan indikasi yang muncul.

"Jika digunakan berlebihan, bakteri bisa bermutasi sehingga jadi kebal. Jika semua kebal maka bisa menimbulkan superbug dan bisa-bisa nantinya kita kembali ke era sebelum ada antibiotik," ujar Dr Sharad.

Dr. Sharad menuturkam masalah kekebalan terhadap antibiotik bukanlah masalah baru, tapi lama kelamaan semakin mengkhawatirkan dan berbahaya. WHO pada tahun 1998 telah mulai meminta negara-negara anggotanya untuk mengatasi masalah hal ini.

Infeksi virus seperti demam, flu, batuk pilek, radang tenggorokan dan beberapa infeksi telinga merupakan infeksi yang tidak boleh diobati dengan antibiotik. Hal ini karena antibiotik membunuh bakteri dan tidak membunuh virus.

Antibiotik membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri yang peka. Tapi kadang salah satu bakteri dapat bertahan hidup karena mampu menetralisir atau menghindar dari efek antibiotik. Bakteri yang semula hanya peka bisa menjadi kebal melalui perubahan genetik di dalam selnya sehingga menjadi resisten terhadap antibiotik.

Untuk menghindari penyalahgunaan antibiotik, ada beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu:

  1. Gunakan antibiotik hanya dengan resep dokter, dengan dosis dan jangka waktu sesuai resep.
  2. Tanyakan pada dokter obat mana yang mengandung antibiotik dan apa manfaatnya.
  3. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa menurunkan efektifitas.
  4. Demam, batuk, pilek dan diare umumnya tak perlu antibiotik. Hanya perlu makan makanan bergizi, minum dan istirahat. Jika dalam waktu 3 hari tidak sembuh, segera pergi ke dokter.
  5. Jangan gunakan atau beli antibiotik dari dokter atau menggunakan resep yang lama.
  6. Penggunaan antibiotik yang sembarangan bisa merugikan diri sendiri.
  7. Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai antibiotik.
  8. Memperbaiki perilaku tentang penggunaan antibiotik.
  9. Mencegah dan menghindari penggunaan antibiotik yang berlebihan atau justru kurang.

"Masyarakat sebaiknya tidak mengobati diri sendiri, dan jangan mengonsumsi obat yang tidak diperlukan serta minumlah obat sesuai dosisnya," ujar Dr Sharad.


(ver/ir)
Sumber : Detikhealth


Apakah Itu HIV ?
Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyebabkan AIDS. HIV termasuk dalam subset dari retrovirus yang disebut lentivirus (atau virus lambat), yang berarti bahwa ada interval - kadang tahun - antara infeksi awal dan timbulnya gejala. Setelah memasuki aliran darah - melalui selaput lendir atau-ke-darah kontak darah - HIV menginfeksi CD4 + T sel dan mulai untuk meniru dengan cepat.

Para ilmuwan percaya bahwa ketika virus memasuki tubuh, HIV mulai untuk menonaktifkan sistem kekebalan tubuh dengan menggunakan respon agresif tubuh kebal terhadap virus menginfeksi, mereplikasi dan membunuh sel-sel sistem kekebalan tubuh. Bertahap kerusakan fungsi kekebalan tubuh dan perusakan akhirnya dan imunologi organ limfoid adalah pusat untuk memicu imunosupresi yang mengarah ke AIDS.

Apa Itu AIDS ?
Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) merupakan tahap akhir dari infeksi HIV. Centers for Disease Control menetapkan definisi AIDS, yang terjadi pada orang yang terinfeksi HIV dengan kurang dari 200 CD4 + T sel dan / atau orang-orang dengan HIV yang mengembangkan beberapa infeksi oportunistik . Pada tahun 1992, CDC merumuskan kembali AIDS untuk memasukkan 26 CDC-didefinisikan AIDS indikator penyakit dan kondisi klinis yang mempengaruhi orang-orang dengan HIV lanjut.

Hubungan Antara HIV Dan AIDS
HIV menyebabkan AIDS dengan cara merusak sel-sel sistem kekebalan tubuh sampai sistem kekebalan tubuh tidak bisa lagi melawan infeksi lain yang biasanya akan mampu mencegah.

Dibutuhkan sekitar sepuluh tahun rata-rata untuk seseorang dengan HIV untuk mengembangkan AIDS. Namun, rata-rata ini didasarkan pada orang dengan HIV memiliki diet yang wajar , dan seseorang yang kurang gizi mungkin kemajuan dari HIV menjadi AIDS lebih cepat.

Perbedaan Antara HIV Dan AIDS
AIDS adalah penyakit yang dikembangkan oleh orang yang hidup dengan HIV, yang merupakan organisme virus. Istilah AIDS berlaku untuk tahapan yang paling lanjut infeksi HIV. Walaupun hasil tes HIV-positif tidak berarti bahwa seseorang telah AIDS, kebanyakan orang akan mengembangkan AIDS sebagai akibat infeksi HIV mereka.

Ada empat tahap utama dalam perkembangan orang yang terinfeksi HIV berkembang AIDS. Periode setelah infeksi HIV awal yang disebut periode jendela. Hal ini disebut ini karena periode ini mencerminkan jendela waktu antara infeksi dengan virus dan ketika mengembangkan antibodi HIV dalam aliran darah. Tes HIV yang mencari antibodi yang diambil selama ini dapat menyebabkan negatif palsu, meskipun antibodi biasanya muncul dalam waktu enam bulan setelah infeksi awal.

Serokonversi mengacu pada periode waktu di mana tubuh Anda sedang sibuk memproduksi antibodi HIV, berusaha untuk melindungi diri terhadap virus. Ini adalah masa setelah infeksi awal ketika banyak orang mengalami gejala flu dan pembengkakan kelenjar getah bening - ini merupakan tahapan yang sangat menular.

Setelah kebanyakan orang seroconvert, mereka biasanya mengalami periode bebas gejala atau periode tanpa gejala. Tahap ini dapat berlangsung dari 6 bulan sampai lebih dari 10 tahun, bervariasi dari orang ke orang. Meskipun orang dengan HIV tidak mengalami gejala, virus masih bereplikasi di dalam tubuh dan melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Setelah periode ini, parah CD4 + T hilangnya sel mengarah ke masa gejala, dimana tubuh mengalami gejala-gejala yang terkait dengan HIV . Ini adalah tahap terakhir sebelum berkembang AIDS.

Bagaimana HIV Dan AIDS Diobati ?

Obat antiretroviral menjaga tingkat HIV dalam tubuh pada tingkat yang rendah, sehingga sistem kekebalan tubuh dapat memulihkan dan bekerja secara efektif. Obat antiretroviral memungkinkan banyak orang HIV-positif untuk hidup panjang dan sehat.

Mulai ART untuk infeksi HIV melibatkan komitmen - obat harus dikonsumsi setiap hari, dan untuk sisa hidup seseorang. Mengikuti pengobatan HIV adalah penting, terutama karena tidak melakukan hal itu meningkatkan risiko resistensi obat . Efek samping terhadap obat HIV bisa membuat kepatuhan sulit, dan kadang-kadang sangat parah. Ada cara mengurangi dampak dari efek samping, tapi kadang-kadang perlu untuk mengubah rezim alternatif pengobatan HIV.

Ada lebih dari 20 obat antiretroviral yang disetujui untuk pengobatan infeksi HIV di AS dan Eropa, serta banyak obat HIV baru saat menjalani persidangan. Walaupun pengobatan untuk HIV telah menjadi lebih banyak tersedia dalam beberapa tahun terakhir, akses terhadap pengobatan antiretroviral terbatas di beberapa bagian dunia karena kekurangan dana.

Bagaimana HIV Dan AIDS Ditularkan ?
Virus HIV ditemukan dalam darah dan cairan seksual dari orang yang terinfeksi, dan dalam air susu wanita yang terinfeksi. penularan HIV terjadi bila jumlah yang cukup cairan ini masuk ke dalam aliran darah orang lain.

Ada berbagai cara orang bisa menjadi terinfeksi HIV :
  • Hubungan seksual tanpa kondom dengan orang yang terinfeksi: Hubungan seksual tanpa kondom membawa risiko infeksi HIV. 
  • Kontak dengan darah orang yang terinfeksi: Jika darah yang cukup dari seseorang yang memiliki HIV memasuki tubuh orang lain, maka HIV dapat ditularkan dalam darah. 
  • Penggunaan produk darah yang terinfeksi: Banyak orang di masa lalu telah terinfeksi HIV dengan menggunakan transfusi darah dan produk darah yang terkontaminasi dengan virus. Di sebagian besar dunia ini tidak lagi risiko yang signifikan, seperti donor darah secara rutin dites untuk HIV. 
  • Menyuntik narkoba: HIV dapat ditularkan bila peralatan suntik yang telah digunakan oleh orang yang terinfeksi kemudian digunakan oleh orang lain. Di banyak bagian dunia, sering karena itu adalah ilegal untuk memiliki mereka, alat suntik atau karya bersama. 
  • Dari ibu ke anak: HIV dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya selama kehamilan, persalinan dan menyusui . 
Beberapa kelompok orang, seperti pengguna napza suntik , pekerja seks , narapidana , dan pria yang berhubungan seks dengan laki-laki telah sangat terpengaruh oleh HIV. Namun, HIV dapat menginfeksi siapa pun, dan semua orang perlu tahu bagaimana mereka bisa dan tidak bisa menjadi terinfeksi HIV.

Gejala HIV Dan AIDS
Satu-satunya cara untuk menentukan infeksi HIV harus diuji , sebagai gejala dan periode laten bervariasi dari orang ke orang. Adalah umum selama dua sampai empat minggu pertama infeksi yang orang mengalami gejala flu dan pembesaran kelenjar getah bening. Hal ini karena virus berpindah ke berbagai organ dalam tubuh, khususnya organ-organ limfoid. Selama tahap ini orang yang sangat menular dan HIV hadir dalam jumlah besar di cairan vagina.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, berikut ini adalah gejala yang mungkin peringatan tanda-tanda infeksi HIV: 
  • Cepat berat badan 
  • Batuk kering 
  • Berulang demam atau berkeringat di malam sedalam-dalamnya 
  • Mendalam dan kelelahan yang tidak dapat dijelaskan 
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan, ketiak atau leher 
  • Diare yang berlangsung selama lebih dari seminggu 
  • Putih bintik-bintik atau noda yang tidak biasa di lidah, di mulut atau di tenggorokan 
  • Pneumonia 
  • Merah, coklat, merah muda atau bercak keunguan pada atau di bawah kulit atau di dalam mulut, hidung atau kelopak mata 
  • Kehilangan memori, depresi dan gangguan neurologis lainnya
Ingatlah bahwa satu-satunya cara untuk menentukan infeksi HIV yang akan diuji untuk virus. Tidak ada yang harus berasumsi mereka HIV positif atau negatif berdasarkan ada atau tidak adanya gejala di atas. Setiap gejala dapat berhubungan dengan penyakit lain, sama, gejala lain atau tidak adanya gejala tidak dapat menjamin seseorang yang HIV-negatif. Untuk menjadi tertentu, dites.

Pencegahan Terhadap HIV Dan AIDS
Mempraktekkan seks aman dan menghindari perilaku berisiko tinggi adalah kunci untuk melindungi diri dari HIV. Ini dimulai dengan pemahaman bahwa ada risiko penularan waktu setiap darah yang terinfeksi, air mani, cairan vagina atau ASI dipertukarkan. Dengan membatasi kemungkinan cairan tersebut memasuki aliran darah Anda, Anda akan menurunkan kemungkinan infeksi HIV. Anda dapat mencapai ini dengan membatasi jumlah orang yang berhubungan seks dengan, tidak pernah jarum berbagi dengan siapa pun setiap saat dan menghindari penggunaan alkohol atau obat-obatan sebelum berhubungan seks. Obat-obatan dan alkohol dapat mempengaruhi keputusan Anda dan dapat mengurangi kemampuan Anda untuk melakukan seks aman.

Aman seks melibatkan menggunakan kondom lateks atau lateks persegi (dental dam) untuk kegiatan seksual - bila digunakan dengan benar, lateks adalah penghalang efektif terhadap penyebaran HIV. Selain itu, penggunaan pelumas harus dibatasi berbasis air saja, sebagai pelumas berbahan dasar minyak dapat mematahkan kondom lateks dalam hitungan detik penggunaan.


Push Up adalah suatu jenis senam kekuatan yang berfungsi untuk menguatkan otot bisep maupun trisep. Posisi awal tidur tengkurap dengan tangan di sisi kanan kiri badan. Kemudian badan didorong ke atas dengan kekuatan tangan. Posisi kaki dan badan tetap lurus atau tegap. Setelah itu, badan diturunkan dengan tetap menjaga kondisi badan dan kaki tetap lurus. Badan turun tanpa menyentuh lantai atau tanah. Naik lagi dan dilakukan secara berulang. Kegiatan ini dapat dikombinasikan dengan:
  1. Mengubah jarak telapak tangan
  2. Bentuk tangan yang menyentuh lantai: membuka, mengepal, menggunakan jari, atau punggung tangan
  3. Mengubah jarak antar kaki
  4. Mengubah ketinggian letak kaki: dengan menggunakan kursi atau kaki yang satu ditindihkan ke kaki yang lain
Sumber : Wikipedia


Narkoba (singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 22 tahun 1997). Yang termasuk jenis Narkotika adalah :
  • Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
  • Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Zat yang termasuk psikotropika antara lain:
  • Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandarax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Alis Diethylamide), dsb.
Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistim syaraf pusat, seperti:
  • Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether, dsb.
JENIS NARKOBA MENURUT EFEKNYA
Dari efeknya, narkoba bisa dibedakan menjadi tiga :
  1. Depresan, yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang, bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. Jenis narkoba depresan antara lain opioda, dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw. 
  2. Stimulan, merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. Jenis stimulan: Kafein, Kokain, Amphetamin. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi. 
  3. Halusinogen, efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.
PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Kebanyakan zat dalam narkoba sebenarnya digunakan untuk pengobatan dan penefitian. Tetapi karena berbagai alasan - mulai dari keinginan untuk coba-coba, ikut trend/gaya, lambang status sosial, ingin melupakan persoalan, dll. - maka narkoba kemudian disalahgunakan. Penggunaan terus menerus dan berianjut akan menyebabkan ketergantungan atau dependensi, disebut juga kecanduan.

Tingkatan penyalahgunaan biasanya sebagai berikut:
  • Coba-coba
  • Senang-senang 
  • Menggunakan pada saat atau keadaan tertentu 
  • Penyalahgunaan 
  • Ketergantungan
DAMPAK PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.

Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang

Dampak Fisik: 
  1. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi 
  2. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah 
  3. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim 
  4. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru 
  5. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur 
  6. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual 
  7. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid) 
  8. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya 
  9. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian
Dampak Psikis:
  1. Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah 
  2. Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga 
  3. Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal 
  4. Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan 
  5. Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri 
Dampak Sosial:
  1. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan 
  2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga 
  3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram
Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll.

BAHAYA BAGI REMAJA
Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya.

Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja.

Masalah menjadi lebih gawat lagi bila karena penggunaan narkoba, para remaja tertular dan menularkan HIV/AIDS di kalangan remaja. Hal ini telah terbukti dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Bangsa ini akan kehilangan remaja yang sangat banyak akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Kehilangan remaja sama dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.

Apa yang masih bisa dilakukan?
Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Ada tiga tingkat intervensi, yaitu : 
  1. Primer, sebelum penyalahgunaan terjadi, biasanya dalam bentuk pendidikan, penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba, pendekatan melalui keluarga, dll. Instansi pemerintah, seperti halnya BKKBN, lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga. 
  2. Sekunder, pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (treatment). Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 - 3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental, dan Fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik, antara 1 - 3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap. 
  3. Tertier, yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalam proses penyembuhan. Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi, antara 3-12 bulan, untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat, dan Fase sosialiasi dalam masyarakat, agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling, membuat kelompok-kelompok dukungan, mengembangkan kegiatan alternatif, dll. 
Sumber : Bagollum 



Silahkan sobat simak dan praktekan dirumah untuk kesehatan gigi sobat sendiri.
Berikut ini adalah beberapa tipsnya :
  •  Jika anda ingin gigi lebih putih, pakailah buah strawberry karena buah strawberry adalah pemutih gigi yang sangat spesial. Caranya mudah, haluskan strawberry kemudian tempelkan pada gigi anda lalu diamkan selama satu sampai dua menit. setelah itu bersihkan gigi dengan menyikat gigi.
  • Untuk mengkonsumsi minuman seperti kopi, teh, minuman bersoda usahakan menggunakan sedotan. Fungsinya agar minuman tidak langsung mengenai gigi karena minuman tersebut biasanya penyebab kerusakan gigi yang sangat kuat.
  • Jika gigi anda terdapat noda gigi atau plak gunakanlah brokoli, daun selada atau bayam untuk mencegahnya, karena sayuran terbukti akurat mencegah gigi bernoda.
  • Kemudian pakailah pasta gigi pemutih agar gigi hasil maksimal. Sejumlah zat bisa saja melekat pada gigi anda dengan mudah dan menyebabkan noda atu plak pada gigi
  • Jangan lupa, periksa kedokter setiap 6 bulan sekali untuk membersihkan plak gigi
Sumber : Kesehatan Kita


Selain sebagai lalapan, mentimum ternyata diyakini mampu mengobati beragam penyakit. Salah satu tuah 'kesaktian' dari sayuran yang memiliki nama ilmiah Cucumis sativus mengusir jerawat. Lalu apa saja kesaktian lain dari mentimun? Simak ulasannya :

1. Mengobati tekanan darah tinggi
Ambilah dua buah mentimun segar, cuci dengan air bersih lalu parut hingga halus. Hasil parutan diperas dan disaring, dan disajikan dalam gelas minum sampai habis, lakukan dua hingga tiga kali sehari.

2. Mencegah dan mengobati sariawan
Cara termudah untuk mencegah sariawan adalah mengkonsumsi sedikitnya sembilan buah mentimun setiap hari buah.

3. Membersihkan kotoran di ginjal
Ambilah mentimun segar cuci, lalu parut hingga halus. Hasil parutan diperas dan disaring, minum air perasan sedikit demi sedikit hingga lambung terbiasa menerima cairan mentimun.

4. Meredakan Demam
Ambil mentimun secukupnya cuci bersih, lalu parut hingga lembut. Hasil parutan diletakkan di atas perut dan dahi penderita demam.

5. Mencegah Jerawat
Ambilah buah mentimun cuci hingga bersih lalu iris-iris mentimun dengan irisan serong. Tempelkan hasil irisan dan gosokkan pada kulit yang berjerawat. Lakukan setiap hari niscaya dapat membatu mengurangi dan mencegah Jerawat.

Mentimun mengandung 0,65 persen protein, 0.1 persen lemak dan karbohidrat sebanyak 2,2 persen. Selain itu memiliki mengandung kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2 dan vitamin C. Biji mentimun mengandung racun alkoloid jenis hipoxanti, yang berfungsi untuk mengobati anak-anak yang menderita cacingan. Selamat mencoba.
(krt/krt)

Sumber : 
Today



MANFAAT lain telur adalah membentuk dan memperkuat hormon seks. Terutama telur bebek. Dr. Bambang Sukamto, DMSH dari On Clinic, Jakarta membernarkan hal tersebut. Menurut dia, telur bebek banyak mengandung lemak dan protein yang kandungannya membantu pertumbuhan sperma dan hormon testosteron.

“Ya, telur bebek memang banyak mengandung lemak dan protein, yang kandungannya membantu pertumbuhan sperma dan hormon testosteron, dan tentu menjadi bagus guna meningkatkan kinerja seks,” ujarnya sebagaimana dilansir dari konsultasi online On Clinic.

Lebih lanjut Bambang mengatakan, secara medis, telur bebek malah bisa dijadikan alat bantu untuk penyembuhan lemah syahwat dengan mengonsumsi dua butir sehari. Dan, alangkah baiknya diminum dengan madu atau jamu, disertai dengan sayuran dan makanan mengandung zinc seperti kerang dan tirem. Makanan yang mengandung zinc membantu pertumbuhan hormon testosteron dan sperma.

“Tetapi bila gairah sudah kembali normal, konsumsi telur bebek cukup satu butir sehari atau empat butir dalam satu minggu. Sebaiknya pilih telur bebek kampung karena masih alami, belum terkontaminasi oleh zat kimia seperti telur yang diproduksi oleh pabrik,” kata dokter Bambang. 



Sumber : Fajar


Nah sobat, berikut ini adalah sejumlah makanan terbaik untuk seksualitas pria, seperti dikutip situs webmd.com:

Daging merah
Daging merah, menurut Leslie Bonci, MPH, RD, konsultan gizi di Pittsburgh Steelers, memberi manfaat bagi lelaki. Potongan daging tanpa lemak kaya akan protein, dan hanya sedikit lebih berlemak dibandingkan dada ayam. Daging merah juga merupakan salah satu sumber terbaik leusin, yakni jenis asam amino yang membantu membentuk otot.

Cokelat
Cokelat dapat memperbaiki aliran darah, jika dimakan secara tepat. Sejumlah studi menyarankan bahwa flavanol di dalam dark chocolate dapat menekan kolesterol jahat, meningkatkan sirkulasi dan menjaga tekanan darah. Pria dengan alirah darah buruk lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi. Jadi, cokelat dapat membantu melindungi kehidupan seks Anda.

Namun, terlalu banyak memakan cokelat bisa memicu obesitas. Bonci menyarankan untuk hanya mengonsumsi satu ons sehari sebagai pengganti permen lainnya.

Saus tomat
Tomat kaya akan lycopene, sejenis antioksidan kuat yang dapat memberi perlindungan terhadap beberapa jenis kanker. Beberapa penelitian menunjukkan, pria yang mengonsumsi saus tomat secara teratur, memiliki kemungkinan lebih kecil terkena kanker prostat. Sayangnya, tidak semua studi mendukung hal tersebut.

Bonci mengatakan, tomat sebaiknya dikonsumsi karena menyediakan berbagai nutrisi. Tambahkan salsa ke menu burrito Anda atau saus tomat di atas pasta, untuk membuat makanan tersebut menjadi lebih lezat dan bernutrisi.

Kedelai
Menurut penelitian yang dilakukan terhadap lebih dari 40 negara, makanan yang terbuat dari kedelai menawarkan perlindungan terhadap kanker prostat. Misalnya tahu, sup miso, dan susu kedelai. Di negara-negara Asia, orang mengonsumsi produk kedelai 90 kali lebih banyak dibandingkan orang Amerika. Jumlah penderita kanker prostat lebih jauh lebih kecil di negara-negara Asia.

Sumber : Media Indonesia
Postingan Lama Beranda
.
  • Recent Posts
  • Comments
.

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

  • Google
  • Yahoo
  • Facebook
  • Twitter
  • Statusbooks
  • 4shared
  • Mediafire
  • Megaupload
  • Photobucket
  • Tinypic
  • Games.co.id
  • Gamehouse.com
  • Gamepick.com
  • Gametop.com
  • Myplaypity.com

footerwidget4

.